Payungsulawesi.com, Luwu – Kebutuhan darah di Kabupaten Luwu yang mencapai sekitar 200 kantong setiap bulan mendorong pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan stok. Salah satunya melalui aksi donor darah rutin PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama PMI Kabupaten Luwu yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Kegiatan donor darah yang digelar PT Masmindo Dwi Area bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu kembali dilaksanakan pada momentum Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 melalui tenant MDA di kawasan Luwu Expo, depan Kantor Bupati Luwu, pada 9–10 Juli 2026. Aksi sosial tersebut terbuka bagi masyarakat dan mendapat sambutan antusias dari para pendonor.
Staf Bidang Penanggulangan Bencana dan Humas PMI Kabupaten Luwu, Muhammad Irman, mengatakan kerja sama dengan PT Masmindo Dwi Area telah berjalan secara rutin. Menurutnya, perusahaan konsisten menyelenggarakan donor darah sekali setiap tiga bulan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Luwu.
Irman menjelaskan, aksi donor darah pertama MDA pada 2026 yang digelar di Klinik MDA, Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, pada 25 April lalu berhasil mengumpulkan 61 kantong darah. Sementara pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa mampu menghimpun sekitar 80 hingga 90 kantong darah dalam satu pelaksanaan.
Meski demikian, jumlah tersebut belum mampu memenuhi tingginya kebutuhan darah di Kabupaten Luwu. Menurut Irman, sekitar 60 kantong darah hanya dapat memenuhi kebutuhan selama kurang lebih satu minggu sehingga stok harus terus diisi melalui kegiatan donor darah yang berkelanjutan.
Ia juga menjelaskan bahwa PMI Kabupaten Luwu hingga kini belum memiliki Unit Transfusi Darah (UTD). Seluruh darah yang terkumpul dikelola oleh UTD RSUD Batara Guru Belopa. Apabila stok darah di Luwu habis, PMI akan berkoordinasi dengan PMI Kota Palopo atau membantu mencarikan pendonor sesuai kebutuhan pasien.
Penanggung Jawab UTD RSUD Batara Guru Belopa, dr. Evi Andriyani, Sp.PK, mengapresiasi komitmen PT Masmindo Dwi Area yang secara rutin menggelar donor darah. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan stok darah rumah sakit yang mencapai sekitar 200 kantong setiap bulan.
Dr. Evi mengatakan kerja sama donor darah antara UTD RSUD Batara Guru dan PT Masmindo Dwi Area telah berlangsung selama kurang lebih lima tahun. Dukungan perusahaan dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Selain membantu memenuhi stok darah, PT Masmindo Dwi Area juga memberikan bingkisan dan voucher belanja kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan tersebut. Puluhan warga terlihat secara sukarela mengantre untuk mendonorkan darahnya selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi antara PT Masmindo Dwi Area, PMI Kabupaten Luwu, dan UTD RSUD Batara Guru menunjukkan bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat. Keberlanjutan kegiatan donor darah diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang terus meningkat di Kabupaten Luwu. (*)









